Only Human

image

Pernah ada suatu masa dimana saya merasa telah salah memberi nama blog ini. Dan sekarang pun saya tengah merasakannya. “indahnyahidupku” adalah salah tidak selalu benar adanya. Mungkin lebih tepat seharusnya “tidakselaluindahhidupku”. Namun lagi, ketika saya mencoba memaknainya lebih dalam, indahnyahidupku lebih kepada manifestasi saya atas rasa syukur terhadap nafas yang masih Allah titipkan kepada saya hingga detik ini, sekaligus pengharapan saya tentang kehidupan saya, yang meski tidak selalu indah,saya ingin senantiasa bisa memaknai setiap hikmah yang terjadi dengan indah.

Satu hal lagi, Masih ada yang saya rasa salah disini., tittle blog saya. Mari tengok sejenak ada tulisan apa disana. “Just a little angel’s diary”. Jelas ada yang salah kan dengan hal ini?Pada kenyataannya, saya ini bukan malaikat, saya hanya manusia biasa, tidak luput dari kesalahan, tidak lepas dari dosa, tidak terhindar dari kemunafikan.
Masih.bahkan mungkin sering. Berucap seenaknya, berperilaku semaunya, berkata yang menyakiti hati orang lain, bertindak tidak sepantasnya. Sombong, angkuh, merasa hebat, merasa paling benar, merasa lebih baik dari orang lain, meremehkan, dan masih saja sukar melepas diri dari buruk sangka.

Padahal, saya hanya manusia biasa. yang ketika Allah kirimkan sakit bronchitis ke paru paru saya, saya hanya bisa memelas kepadaNya. yang ketika Allah menghujani saya dengan luka, saya hanya bisa menangis karnanya. yang ketika (kelak) Allah mencabut nyawa saya, saya hanya bisa menyesal meratapi diri yang masih belum cukup bekal untuk kembali ke haribaanNya dan tidak punya daya untuk meminta kembali dilahirkan ke dunia.

Tulisan ini mungkin tidak begitu sarat makna seperti tulisan tulisan saya yang lain. Namun saya berharap, ini mampu mewakili “saya yang hanya manusia biasa” ini, memohon maaf kepada semua yang pernah tersakiti oleh apa yang saya lakukan ataupun saya ucapkan. Maaf atas ketidakmampuan saya menjaga apa yang seharusnya saya jaga. Maaf atas ketidaksempurnaan saya. Maaf atas kemunafikan saya. Maaf atas keterbatasan saya. Maaf saya bukan malaikat.

Dan sekaligus ingin saya sampaikan terimakasih kepada semua sahabat dengan segala supportnya, yang tetap selalu mencintai saya, meski saya tidak indah, meski saya bukan malaikat.

Dan terimakasih Allah, atas hidup yang indah ini..

Muhasabah :'(

saya rasa saya harus memperbanyak muhasabah demi memperbaiki diri…..saya terkadang terlalu terbuai dengan pujian orang yang membuat saya semakin hari semakin layu….

kemana hilangnya saya yang oportunis?kemana perginya saya yang selalu ingin menjadi lebih baik…kalau nyatanya sampai hari ini saya masih “stuck” di titik ini saja….

kapan saya bisa berhenti mengeluh dan meminta ini itu dari Allah??

kapan saya bisa ikhlas dengan semua yang Allah berikan kepada saya……..

bukankan di luar sana banyak yang lebih tidak beruntung dibanding saya?kenapa saya malah begini???

astaghfirullah…..pantaskah “hanya seorang saya” marah marah karena apa yang menjadi keinginan saya tidak tercapai?pantaskah apabila saya menyalahkan Allah atas apa yang telah Allah takdirkan kepada saya……sedangkan sedari lahir Allah telah memberi seluruh jiwa raga yang indah ini kepada saya…??

kurang baik apa coba Allah sama saya….kaki saya diberi lengkap….tangan lengkap…mata,,hidung..telinga….hati,jantung,paru paru….bahkan saya diberi orang tua lengkap…..diberi kakak dan adik yang menyayangi saya….diberi paundra yang selalu ada di sampaing saya….diberi sahabat sahabat yang baik……..

astaghfirullah…..astaghfirullah…astaghfirullah……

mencoba ikhlas itu memang berat….tapi bukan berarti saya bisa seenaknya mengobral kata bete dan menyuarakan kata menyerah pada keadaan ini…..saya harus terus berjuang….sepedih apapun pisau itu menyayat hati saya…….seberat apapun beban yang akan saya pikul……….

dalam sujud yang mengalirkan darah ke dalam sel sel otak saya……saya bersimpuh di hadapanMu ….

Ya Allah…..ampunilah saya…..ampuni dosa dosa sayaa…..sungguh saya termasuk orang orang yang merugi apabila saya berhenti mengucapĀ  syukur atas segala karunia yang Engkau berikan Ya Allah…..Ya Allah..bawalah saya kedalam pelukanMu…….biarkan air mata saya mengalir karena rasa malu saya terhadapMu……ambilah sebagian nyawa saya untuk mengobati duka di hati saudara saudara saya yang membutuhkan Ya Allah……mulai sekarang…saya pasrahkan semua kepadaMu Ya Allah..Ya Nurul Qolbi…Yng Maha menerangi hati dan jiwa saya…masukanlah saya ke dalam golongan orang orang yang senantiasa bersyukur……jauhkan saya dari sifat pemarah..pendendam….sombong dan munafik Ya Allah……Sesungguhnya hanya kepadaMu lah saya kembali……..penuhilah hati saya dengan cinta kasih kepadaMu..dan kepada saudara saudara seiman saya…….berikah maghfirohMu Ya Allah…… šŸ˜„