Siapakah Pemenang KCP?

Indah dan sosok itu merasa bersyukur bahwa jarak bukanlah penghalang untuk menjalin persahabatan. Sosok itu berada di Bandung dan Indah yang awalnya berada di Padang hingga kemudian hijrah ke Jakarta. Bukan hanya itu saja, bahkan keduanya merasa sangat dekat hingga terikat persaudaraan melalui jejaring maya bernama blog. Persahabatan dan persaudaraan yang unik. Dan bukti kedekatan mereka berdua adalah dengan diadakannya perhelatan Kuis Cerpelai Persahabatan (KCP) ini.

Indah dan sosok itu menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian dan kesediaan kawan-kawan meramaikan KCP yang sederhana ini. Inilah bukti bahwa kita semua memang bersahabat dan bersaudara. Nilai uang sebagai hadiah utama bukanlah segala-galanya, tetapi ikatan persaudaraan antarblogger jelas taktergantikan. Mereka berdua mencatat bahwa ada 90 pendaftar KCP dan hanya 84 peserta saja yang terverifikasi. Dari jumlah itu, terpilihlah 18 peserta yang lolos pada Tahap 1 hingga mengerucut menjadi 2 orang pemenang pada Tahap 2. Momen saling komentar atau memberi perhatian dengan saling blogwalking merupakan ritual terindah yang layak diapresiasi. Blog adalah jejaring sosial yang unik sehingga membuat para pelakunya jauh lebih dekat dibanding jejaring sosial lainnya.

Nah, berdasarkan woro-woro yang ada di sini maka dengan ini diumumkan 2 (dua) orang pemenang yang masing-masing berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp250.000,- (Dua ratus lima puluh ribu rupiah). Dua orang blogger yang beruntung itu adalah:

Judul Cerpelai : Cinta Dua Kerempeng
Penulis : Uda Riki Efendi
Alamat Blog :
http://berbagicoretan.wordpress.com/2011/04/27/cdk/

dan

Judul Cerpelai : Bumil’s Day Out
Penulis : Retnadi Nur’aini
Alamat Blog :
http://retnadi.blogspot.com/2011/04/bumils-day-out.html

Indah dan sosok itu mengucapkan terima kasih banyak atas partisipasi kawan-kawan semua yang telah meramaikan perhelatan KCP ini. Kepada para pemenang diharapkan mengirimkan data pribadi berupa nama lengkap dan nomor rekening bank (atas nama pribadi yang bersangkutan) melalui email bangaswi@yahoo.com. Salam persahabatan![]

Iklan

Kuis Cerpelai Persahabatan

-PROLOG

Terlalu lama saya tergugu menatap malam, sendu menderu biru di balik daun jendela, menyisir rinai hujan yang tak kunjung tiba.
Pagi ini saya terjaga, belaian angin menyusup dari celah ventilasi yang tidak begitu rapat, kembali lagi,…rasa itu datang lagi… dan saya menggigil tersudut beralaskan daun daun yang jatuh ke bumi. Namun ketika sosok itu hadir,…saya merasakan kehangatan tiada tara, matahari perlahan melebarkan senyumannya, gelap sirna tergantikan oleh cahayanya, Duhai sahabat…. Terimakasih…karnamu, setiap hela nafas dalam hidupku menjadi lebih indah… :”) Baca lebih lanjut

my sun….my inspiration…

Dear diary..

memandang matahari di ufuk timur yang perlahan tapi pasti menerangi bumi…. walau harus menapaki ribuan mil kilometer ….namun matahari tak pernah enggan untuk berpijar… tak pernah putus asa… tak pernah patah arang.. dan tetap bersemangat untuk dapat bersinar sempurna…. memberikan kehangatan bagi saya… mencurahkan kasih sayangnya pada bunga bunga yang mengatup kedinginan sejak semalam…. Matahari adalah Maha Karya Sang Pencipta yang luar biasa…. ketika terik…itu pertanda ia tengah tersenyum kepada saya… mengingatkan saya untuk selalu bersyukur… karena ia masih berada jauh di atas kepala saya… mengingatkan saya untuk berterimakasih kepada Allah.. telah memberikan nikmat kehangatan yang luar biasa yang saya dapatkan dari matahari….. Baca lebih lanjut

Menjadi bidadari sehari

Semburat warna merah jambu terpancar dari kedua pipi saya saat saya memandangi bayangan diri saya di dalam cermin, saya terbalut pakaian terusan bermotif garis garis hitam abu abu… dengan jilbab abu abu berwarna senada dengan pakaian yang saya kenakan. Pakaian longgar …. panjang.. dan membuat lekuk tubuh saya tidak nampak sama sekali itu membuat saya merasa ada sedikit kedamaian merambah lubuk hati saya.  Berulang kali saya memutar tubuh ke kanan dan ke kiri, untuk memastikan bahwa saya telah siap dengan busana ini.

Gamis.. sebuah busana yang selalu saya dambakan untuk saya kenakan, ….gamis… hampir setiap hari mimpi mimpi indah saya berisi tentang keinginan kuat saya untuk mengenakannya… gamis… pakaian yang akan menguatkan identitas saya sebagai seorang muslimah… Baca lebih lanjut

Akulah bintang yang redup…

Berdiri di depan cermin…. memandang seluruh tubuh saya dari atas ke bawah….. sedikit memicingkan mata.. lalu saya memutar badan saya ke kiri dan ke kanan… ah… ternyata memang saya ini gendut… uuffh..dengan sedikit  merengut saya mengeluh lagi… fooh.. pendek pula…astaghfirullah indah… saya menepuk keras kepala saya.. lalu segera mengucap istighfar atas kekufuran saya ini… Ya Allah maafkan saya…. saya  tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini….. kemudian saya memejamkan mata dan menarik nafas dalam dalam…… lalu kembali membuka mata saya………. dan berkata “sempurna” …. “cantik”….. “menarik”…. lalu senyuman terindah pun segera saya persembahkan untuk diri saya sendiri…..iya benar… pipi saya ranum…senyum saya indah..dan tubuh saya…bukannya pendek..tapi mungil… Alhamdulillah Ya Allah…

Tapak tapak kaki saya menyusuri tangga dan menuju ke atap untuk menyaksikan bintang yang sudah lama tidak saya jumpai. Sesampainya di atap… saya merebahkan diri sambil memandang langit….dan merenungi kejadian demi kejadian istimewa yang terjadi pada hidup saya dua bulan terakhir ini… semua beban saya hempaskan dan saya sandarkan sejenak…. dan kembali berfikir… kenapa ada yang begitu membenci saya? saya tidak jelek…walaupun memang saya tidak sempurna…. saya tidak jahat….saya selalu berusaha baik kepada semua orang… dan saya tidak bodoh…saya bisa jadi tidak tahu tentang sesuatu hal… tapi saya selalu ingin mencari tahu…..lalu .. apa yang salah dengan saya?

Kemudian saya mengucap tasbih berulang ulang sambil memandang langit yang begitu indah..Subhnallah ….Subhanallah….Subhanallah… ada satu bintang yang tampak begitu cerah dan cemerlang..namun ada bintang yang sinarnya redup…bahkan ada yang nyaris tidak tampak sinarnya… semakin dekat dengan bumi…semakin terang sinarnya…semakin jauh…semakin redup dan tak nampak tentunya…sama seperti manusia…semakin dekat dengan Allah…semakin terang sinarnya….semakin jauh dengan Allah…semakin redup….bahkan gelap…..Astaghfirullah….astaghfirullah…astaghfirullahaladzim.. apakah semua ini karena saya adalah bintang yang redup?? astaghfirullah…hati saya bergetar mengingatnya….saya menyadari bahwa saya masih sangat jauh dariMu YaAllah…tapi mengapa kesadaran ini tak membawa saya mendekat kepadaMu juga??Ya Allah….sesungguhnya hanya kepada Engkaulah saya memohon dijauhkan dari segala macam godaan syaitan yang tidak membawa saya mendekat kepadaMu…

Akhirnya saya temukan jawaban dari pertanyaan yang mengusik hati saya di bawah langit yang menyelimuti saya malam ini…. kenapa beliau membenci saya?…yah..karena saya adalah bintang yang redup.Dan karena itulah….saya ingin menjadi bintang yang terang…..kuncinya adalah mendekatkan diri kepada Allah…. dan dengan kunci itu saya bisa membuka hati orang yang membenci saya… dan membuat kebencian itu sirna…dan berubah menjadi kasih sayang… saya yakin apabila saya bisa menjadi bintang yang terang….. saya menjadi seorang gadis shalihah yang dekat dengan Allah…yang dicintai Allah… maka tidaklah lagi ada alasan bagi beliau untuk membenci saya….bukankah sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah?bukankah semua orang menyukai bintang yang terang??bukankah tidak ada yang membenci bintang yang terang??

Terimakasih Ya Allah yang telah menitipkan secarik pesan indah melalui bintang bintang malam ini… terimakasih Ya Allah telah membuka mata saya yang selama ini buta… ternyata bukanlah kecantikan…kepintaran…atau keduniawian lainnya yang menjadi ukuran….namun kedekatan kepadaMu lah yang akan menjadikan saya terang…. Saya berjanji saya akan menjadi bintang yang terang….saya akan berlari mendekat kepadaMu Ya Allah….saya akan memperbaiki diri..dan meningkatkan ketaatan saya kepadaMu Ya Allah….hanya kepadaMu… Peluk dan rangkul saya untuk selalu ada dijalanMu Ya Allah… untuk selalu meniti langkah di jalan yang lurus ini…….amien….

“Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga”


Ya Allah aku tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini. Aku hanya sadar bahwa aku masih jauh dariMu. Sayangnya kesadaran ini tak jua membawaku untuk lebih dekat kepadaMu