Stop! bicara dibelakang

Entah sudah berapa malam saya enggan berdiam diri di atap seperti hari hari biasanya….saya rasa..angin yang berlarian di cakrawala Surakarta malam malam terakhir ini agak sedikit lebih dingin daripada biasanya…..

Malam ini saya hanya duduk di ambang pintu kamar saya…sambil mendengarkan radio dari handphone saya….pikiran saya mulai menerawang jauh kemana mana…memikirkan hal hal yang sedang mengusik  ketenangan saya…namun lamunan saya terganggu…..tiba tiba saya mendengar tawa tawa renyah dari beberapa teman satu kos saya….beberapa teman kos memang sedang mengobrol sambil bercanda ria di lantai satu…sedangkan saya di lantai dua….

Suara mereka terdengar jelas sekali..walaupun kadang mereka agak berbisik bisik sebelum akhirnya tawa mereka meledak lagi…..”eh…tau ga…..si tika itu….ih….dia itu kan cewe ga bener tuh..dia suka masukin cowo ke kamarnya….ih..pasti lagi macem macem tuh dia sama cowonya….iih…kaya ga punya tempat laen aja pacaran di kamar kosan…” … ujar mba reni disambut dengan tawa dan komentar komentar sinis dari teman teman yang lain… lalu mbak nia menyahutnya.. “kalo aku sih ga sukanya sama maria tuh….gayanya sok penyanyi kelas atas aja…tiap pagi siang sore malam…nyanyi pake suara stereo gitu…emang kuping kita ga pegel apa dengernya…mending kalo suaranya bagus..nah itu…haduuh…bikin mimpi buruk deh pokoknya.,…” …”ahahhahaa…iya..bener banget tuh..aku juga anyel banget sama maria tuh….mending kalo nyanyinya pelan..ini keras banget pula…aku pernah ampe kaget loh pas aku udah tidur dia nyanyi..aku ampe bangun….hrrgh….anyel aku”……ujar mba yanti menimpali dengan semangatnya…  ….”ahahaaa……. ” …teman teman yang lain kembali menyambut dengan tawa tergelak…

Budaya ngglendengi atau membicarakan keburukan orang lain dibelakang…tidak dapat terlepas dari kehidupan dan pergaulan sehari hari…apalagi perempuan…seperti saya ini……..*aih….saya sendiri juga terkadang tidak bisa lepas dari satu kebiasaan buruk ini….walaupun saya tau ini salah…tapi kalau sudah berkumpul bersama teman teman memang rasanya tidak lengkap kalau belum “ngomongin orang” 😀

Malam ini setelah saya tidak berada dalam komunitas mereka dan saya hanya menjadi pendengar saja….saya jadi lebih merasakan..bahwa ngglendengi itu sama sekali tidak ada manfaatnya…… apa sih untungnya buat mereka…. bukankah lebih baik kita memberikan saran kepada orang lain apabila ada hal yang tidakberkenan di hati kita…ah…seandainya saja mereka setuju dengan pemikiran saya malam ini…untuk berhenti membicarakan orang lain di belakang…..dan berganti menjadi “pemberi saran yang baik”….

Let me to explain more….

Dari potongan kasak kusuk mereka yang saya dengar …. yang pertama adalah mengenai tika yang sering membawa masuk pacarnya ke dalam kamar kos kosan…..kalau mereka hanya membicarakan hal ini di belakang tika…tentunya tika tidak akan pernah menyadari bahwa hal itu tidak baik..baik untuk tika…maupun untuk teman teman kos yang merasa terganggu dengan kehadiran pria di kos kosan yang notabene semua penghuninya perempuan ini….coba kalau mbak reni berkanan menyampaikan hal itu secara langsung kepada tika.. “tika….tolong donk..jangan masukin cowo kamu ke kamar…..kan temen temen pada risi…..kita semua kan cewe…kalo dikos pake baju suka mini mini…..kan malu kalo cowo kamu liat kita…..trus neh tika ya….banyak loh…kasus hamil diluar nikah gara gara sering pacaran di dalem kamar tuh..cuma berdua..kan banyak setannya tuh…….gimana tika ..” hm….saya yakin yang diberi saran seperti itu…karena tujuannya demi kebaikan bersama..pasti akan mengindahkan saran itu tanpa basa basi….dan tentunya saran itu jelas lebih efektif untuk perbaikan diri sendiri dan orang lain ketimbang ngomong di belakang kan? 🙂

“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al Hujuraat[49]: 12)

Apalagi dalam Al Quran sudah jelas tertera larangan menggunjingkan orang lain..jadi yuk..mulai sekarang…berhenti ngomongin orang di belakang…..dan jadilah pemberi saran yang baik….dan apabila di sekitar saya masih banyak ornag orang dengan kebiasaan buruk itu ..alangkah baiknya saya  diam saja….insyaAllah itu lebih baik bagi saya…… 🙂

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau (kalau tidak) hendaklah ia diam” (Mutafaq’alaih).

*karena disini saya tidak mau bergunjing..semua nama saya samarkan…. 🙂

Iklan