You are The Champions, My Friend…

Alhamdulillah di siang hari yang cerah ini, setelah bergelut dengan keindahan keindahan tulisan teman teman, di sela sela pekerjaan kantor yang menumpuk di meja, saya sukses menepati janji saya kepada teman teman untuk mengumumkan pemenang KUIS BERHADIAH KAOS tepat pada tanggal 20 April 2012 ^_^

Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, terimakasih banyak telah turut mensukseskan promosi kaos Tjorodjangkrik di dunia maya sehingga kaos Tjorodjangkrik dapat berada di hasil pencarian teratas dengan tag “kaos khas Semarang” di google šŸ™‚

Untuk yang belum beruntung, jangan bersedih yah…, tulisan kamu bagus kok.., cuma mungkin ada beberapa persyaratan yang belum kamu penuhi, atau ada statement yang kurang sesuai dengan brand kami saat ini..hehehe.. Jangan khawatir, insyaAllah akan ada kuis lagi kok next time.. *bocoran nih..kuis berikutnya hadiahnya buku.. DITUNGGU YAAH..

Oke..check it out yah..,Nama nama Pemenang KUIS berhadiah KAOS adalah :

1. CYBER KATROXĀ  dengan judulĀ  Ingat Semarang, Ingat Kaos TjoroDjangkrik

2. AGFIAN dengan judulĀ  Tjorodjangkrik, Kaos Khas Semarang dengan DesainĀ Menawan

3. SHINIGAWAĀ  dengan judul TjoroDjangkrik Kaos KhasĀ Semarang

4. TUNSAĀ dengan judulĀ  TjoroDjangkrik Kaos KhasĀ Semarang

5. SHOLIHINĀ dengan judulĀ  Kaos Khas Semarang? Ya Tjorodjangkrik

6. SATRIOĀ dengan judulĀ  Tjorodjangkrik Kaos Unik Khas Semarang

7. LEAĀ dengan judulĀ  TjoroDjangkrik Kaos KhasĀ Semarang

8. AMBOPUCUĀ dengan judulĀ  Apa itu Tjorodjangkrik?

9. VINNY MUTHIAĀ dengan judul Brand Lokal – Tjorodjangkrik!

10. NORHANILAKSMIĀ dengan judul Kaos Tjorodjangkrik Kaos nya Wong Semarang BuatĀ Semua

Sekali lagi selamat untuk para pemenang, dan HARAP DIPERHATIKAN hal – hal dibawah ini yah..

1. Silahkan komen di bawah postingan ini, dan menyertakan alamat email teman teman yang aktif

2. Selanjutnya saya akan mengirim email kepada teman teman untuk menanyakan nomor hp teman teman

3. Selanjutnya saya akan telepon / sms teman teman untuk mengetahui kaos mana yang dipilih teman teman dan agar teman teman bisa memberikan alamat teman teman sekalian

4. Setelah menerima hadiah dari saya, mohon teman teman tidak keberatan untuk kembali membuat satu tulisan dengan topik “pendapat teman teman tentang kaos Tjorodjangkrik”

sekian..

[QUIZ CLOSED]

Setelah selama 2 bulan berlalu., pada hari ini, 10 April 2012 pukul 23:59:59. Kuis Berhadiah Kaos yang disponsori oleh TJORODJANGKRIK dinyatakan DITUTUP.

Peserta yang sudah mendaftarkan tulisannya akan kami lakukan penilaian terlebih dahulu. dan pengumuman peserta akan kami umumkan di blog ini pada tanggal 20 April 2012. Jadi para peserta harap bersabar yah..,

Para peserta yang sudah terdaftar antara lain :https://indahnyahidupku.wordpress.com/wp-admin/post-new.php

1. TUNSA : http://tunsa.wordpress.com/2012/02/17/tjorodjangkrik-kaos-khas-semarang/

2. LEA : http://lenadaku.wordpress.com/2012/02/18/tjorodjangkrik-kaos-khas-semarang/

3. UTE : http://uteditjorodjangkrik.blogspot.com/2012/02/kaos-tjorodjangkrik-promotion.html

4. SHINIGAWA : http://coretanrifqi.blogspot.com/2012/02/tjorodjangkrik-kaos-khas-semarang.html

5. CYBER KATROX : http://cyberkatrox.blogspot.com/2012/02/ingat-semarang-ingat-kaos.html

6. DENOL : http://www.facebook.com/profile.php?id=100000704743222

7. SATRIO : http://markets-payment.blogspot.com/2012/03/tjorodjangkrik-kaos-unik-khas-semarang.html

8. RIDHA FIRDAUSA : http://mydunyo.blogspot.com/2012/03/ada-yang-baru-lho-di-semarang.html

9. ANDI RAHMA : http://tjorodjangkrikkuis.blogspot.com/2012/03/tjoro-djangkrik-kaos.html

10. AMBOPUCU : http://ambocupu.wordpress.com/2012/03/22/apa-itu-tjorodjangkrik/

11. SHOLIHIN : http://ichink.web.id/2012/04/kaos-khas-semarang-ya-tjorodjangkrik.html

12. VINNY MUTHIA : http://wierennen.blogspot.com/2012/04/brand-lokal-tjorodjangkrik.html

13. AGFIAN : http://agfian.wordpress.com/2012/04/07/tjorodjangkrik-kaos-khas-semarang-dengan-desain-menawan/

14. NORHANILAKSMI : http://noorhanilaksmi.wordpress.com/2012/04/09/kaos-tjorodjangkrik-kaos-nya-wong-semarang-buat-semua/

15. MONA AFIFAH : http://bluehanaishana.blogspot.com/2012/04/tjorodjangkrik-kaos-keren-asli-semarang.html

16. WAHYU : http://wahyunjededeg.wordpress.com/2012/04/10/tjorodjangkrik/

 

SEE? hanya ada 16 peserta kok…jadi hanya akan ada 6 orang yang tereliminasi…huhuhu…banyak komat kamit biar beruntung dapet 1 kaos tjorodjangkrik yah…

Salam semua…,

 

*mengeliminasi 6 orang itu tidak mudah kawan…tulisan kalian semuanya bagus.. šŸ˜„

“Lapangan mana….kak??!”

Langit jakarta malam ini nampak lain dari malam malam biasanya. Malam ini banyak bintang, teduh, dan setia sekali menyelimuti saya dalam perjalanan melelahkan seharian ini. Truk truk besar berlalu lalang tanpa kenal lelah, saya bahkan ragu apakah mereka mengenal siang dan malam. Lampu lampu mobil yang macet dengan tertata nampak apik jika disaksikan dari atas flyover yang saya lintasi. Masih sembari mengendarai motor, mata saya tak lepas dari puncak puncak bangunan bangunan tinggi yang seolah hendak meraih kaki langit namun tak sampai. Pemandangan yang kontras dengan yang saya saksikan ketika melintas di kolong tol. Ternyata benar ada yah, penduduk jakarta yang rumahnya beralaskan tanah dan beratapkan langit? penduduk Ibukota Negara ini yang menyebut kolong tol itu sebagai “rumah”? Saya kira itu hanya ada di tivi saja. Ah!kontras!

Apartemen demi apartemen, mall demi mall, residence…atau apalah itu istilahnya….,berlomba lomba dibangun megah untuk membuat kota ini semakin hari semakin mentereng. Para pengusaha properti sekelas pemilik podomoro group atau bong candra pasti senyumnya semakin gemilang dengan pesatnya pembangunan bangunan bangunan megah itu. Hem…Mereka pernah tidak yah, berpikir untuk membangun, 1 saja!yap!satu saja! Rumah sederhana, untuk dapat dihuni oleh para penghuni kolong tol? Sederhanaaa…saja.!tidak usah mewah mentereng,tidak usah berAC,tidak usah berlampu-lampu hias,tidak usah berlantai limapuluh,tidak usah berstandar internasional,sederhana saja, sepetakk rumah dengan sekotak kasur kapuk yang bisa untuk tidur nyenyak dengan selimut kecil, kamar mandi 1×1 yang layak,dapur yang ….yang penting bisa untuk masak. Pernah tidak yah disela sela membangun apartemen dan mall mereka memikirkan itu??mudah mudahan pernah yah? šŸ˜€

Motor saya masih melaju. Belum lagi saya selesai melamunkan tentang rumah untuk penghuni tol, sebuah klakson kencang mengagetkan saya dari arah belakang. Eh, agaknya saya berkendara terlalu pelan, sehingga mobil di belakang saya yang ā€œmungkinā€ sedang terburu buru sampai harus meng-klakson sebegitu semangatnya.haha. Biarlah, yang penting, sebentar lagi saya sampai kos. Saya memasuki gang kecil di daerah Warakas, menggelayut mengikuti ritme polisi tidur yang bertubi tubi di setiap gang yang saya lewati, tiba tiba saya terpaksa mengerem mendadak motor saya karna sebuah bola kaki melintas persis!di depan motor saya yang melintas.

Astaghfirullah!nyaris saja! bocah yang berlari mengejar bola itu tertabrak oleh saya. Badan saya gemetar,degup jantung meningkat drastis. Rasanya ingin marah, tapi melihat ekspresi anak anak kecil itu yang tidak berdosa, saya lantas berusaha menenangkan diri. Saya pinggirkan motor, lalu saya panggil anak tadi dan teman temannya yang tengah bermain bola di jalan gang. Saya turun dari motor dan memungut bola yang menggelinding tak jauh dari tempat saya berdiri. ā€œBolanya buat kakak yah?ā€,tanya saya kepada mereka, mereka hanya diam, paling banter mereka saling colek satu sama lain. ā€œiyah..habisnya kalian nakal!main bola kok di jalan gang?kan bahaya..,kaya tadi?hampir ketabrak kan?main bola di jalan gang itu bahaya dek..,ga boleh lagi yah..,pokonya bolanya buat kakak,sampai kalian mau janji ga main bola di jalan gang lagi!ā€ Mereka tetap diam. Untuk sejenak saya merasa sok bijak telah memberikan pelajaran berharga untuk anak anak itu. Namun sedetik kemudian, seorang dari mereka angkat bicara. ā€œKak.,maaf dong kalo tadi kita maen bolanya bikin kakak hampir nabrak.Tapi bolanya jangan diambil dong!ā€kata seorang anak berkaus putih. Saya pun menjawab ā€œhem..oke,kakak kembalikan.tapi janji yah jangan main bola di jalan gang lagi yah?ā€,anak itu menjawab lagi.ā€trus maennya dimana dong kak?ā€ ujarnya sambil bersungut. ā€œdi lapangan kan bisa..,ā€,jawab saya enteng. Lalu dengan mata beningnya, anak itu menjawab lagi ā€œlapangan mana kak??!ā€

Glek! Rasanya kedua kaki saya lemas seketika mendengar jawaban itu. Saya bijak??apanya??ini mah sok bijak namanya saya. Tanpa banyak kata, saya ulurkan bola kaki mereka kembali pada empunya, lalu berlalu meninggalkan mereka. ā€œLapangan mana kak??!ā€ pertanyaan itu masih menggema sampai saat ini di telinga saya. Dan saya masih belum bisa menemukan jawabannya. Ketika disana sini saya lihat memang lebih banyak rumah berdempet dempet sempit tanpa halaman dan tembok pembatas dengan tetangga.

Maafin kakak yah dek.., mudah mudahan besokā€ ada orang baik hati yang merelakan tanahnya untuk dijadikan lapangan untuk kalian bermain. Amin. *mungkin tidak yah? Ah..pokoknya amin.

gambar diambil dari sini

10 hari untuk 10 kaos

[QUIZ REMINDER]

Masih ada waktu 10 hari lagi buat dapetin 10 kaos Tjorodjangkrik!
Tulisan temen temen masih di tunggu sampai tanggal 10 April berakhir ^_^
Syarat dan Ketentuan berlaku

(check di posting sebelumnya) –>Kuis Berhadiah Kaos
Dan jangan lupa!hanya tulisan terbaik yang memenuhi semua persyaratan yang berkesempatan mendapatkan kaos Tjorodjangkrik ^_^
Come on! Ikuti Kuisnya dan Dapatkan Kaosnya

btw,makasih banyak atas participant yang sudah mendaftar sampai hari ini.., semoga beruntung yaah.. šŸ™‚

Dear Ibu,..

Dear Ibu..,
Malam ini..,menginjak tahun ke tujuh aku hidup di ranah rantau,…ditengah segala rutinitas dan kesibukanku,..di antara detak jarum jam dinding yang tak pernah berhenti mengalun…entah kenapa tiba tiba teringat beberapa hari lagi adalah hari Ibu, dan sekaligus hari ulang tahun Ibu dan entah kenapa kali ini aku pengen mengucapkannya melalui secarik surat..

Bu… usiaku kini dua puluh dua tahun sudah.., aku bukan lagi gadis kecil Ibu yang Ibu sisir rambutnya ketika seusai mandi…, aku bukan lagi gadis kecil Ibu yang manangis saat bonekaku diambil teman…aku bukan lagi gadis kecil Ibu yang takut sendirian di rumah …kini…beragam kota aku lewati sudah.., dan berbagai macam orang dengan karakteristiknya mulai aku pahami..,namun sungguh tak ada yang menandingi kehebatan dan keluar biasaanmu, Ibu..
Bu.., terimakasih yah,,..atas semua kepercayaan yang Ibu berikan kepada aku..,di saat orang orang lain mencibir dan mmempengaruhiku untuk tetap tinggal bersama ibu karna aku perempuan…Ibu adalah orang pertama yang mendukung aku untuk merantau,..Ibu orang pertama yang menyetujui kemanapun aku pergi.., terimakasih Ibu percaya bahwa aku bisa menjaga diriku dengan baik..sama seperti bagaimana Ibu menjagaku di waktu kecil dulu….

Bu.., terimakasih yah…selalu mendukung semua kegiatan yang aku suka…, ketika beberapa temanku bilang pengen ini…pengen itu…dan Ibu mereka melarang. Ibu sama sekali tidak pernah melarang aku untuk melakukan yang aku suka. Ibu selalu total mendukung aku, sampai aku jadi siswa teladan…, aku jadi Ketua Osis, aku menang lomba debat bahasa Inggris, aku jadi calon Presiden Mahasiswa di kampus, aku ikut karate, aku ikut paduan suara, bahkan sampai aku kuliah di jurusan teknik elektro…, ibu selalu mendukung,,,ibu tidak pernah bilang tidak boleh.., Ibu selalu jadi orang di deretan terdepan yang setia menyatakan dukungannya kepadaku.., sampai akhirnya aku bisa merasakan keliling Indonesia dengan usahaku sendiri, itu pun karna dukungan Ibu…,

Bu…, terimakasih yah…, Ibu selalu jadi obat terdahsyat ketika aku terbaring lemah di rumah sakit.., ketika dokter bilang aku harus operasi ini itu…ketika dokter bilang aku harus rawat inap…minum obat ini,,,harus suntik itu…, ibu selalu datang di sebelah ranjang pasien tempat aku dirawat.., ibu genggam tanganku dan saat itu seolah semua rasa sakit yang aku rasakan menjadi berkurang…, magic memang…tapi begitulah aku merasakan kekuatan kasih sayang Ibu…
Bu…,maaf yah kalau beberapa kali aku pernah menyakiti hati Ibu…,entah karna ucapan atau perbuatanku.., beberapa kali membuat Ibu marah…beberapa kali membuat Ibu kecewa…, membuat Ibu menangis,,sungguh apabila waktu bisa diputar kembali…rasanya ingin mengulang saat saat dimana aku membuat ibu sedih,,,dan aku akan berusaha menghindarinyaa..

Bu,,,maaf yah..kalau waktuku untuk ibu kini tak sebanyak dulu…,kini aku menghabiskan Senin sampai Jumat untuk bekerja siang dan malam…dan Sabtu Minggu untuk melanjutkan kuliah…, sampai sampai untuk sekedar mengirim sms kepada Ibu mungkin hanya bisa satu bulan sekali….ah!jahatnya aku..
Bu.., maafin aku yah…kalau aku jarang pulang….tahun lalu hanya sempat dua kali pulang dalam setahun…bukan karna aku ga kangen atau ga pengen ketemu Ibu,…tapi karna memang aku nyaris tak pernah punya hari libur bu…,
Bu…, sekalipun aku jarang sms Ibu…jarang telpon Ibu,..dan jarang pulang untuk ketemu Ibu…, percayalah Bu.., doa aku untuk Ibu selalu aku panjatkan di setiap aku mengingat Ibu…, diwaktu pagi…dikala siang…dipenghujung malam…, doaku semoga Allah memberikan limpahan rizki kepada Ibu…

Robbigh firli waliwali dayya warhamhuma kama robbayani shoghiro
ā€œYa Allah ampunilah aku dan kedua orangtuaku dan kasihanilah mereka berdua sebagaiaman mereka telah mendidikku diwaktu kecilā€

Bu…., beberapa hari lagi usia Ibu 47 tahun sudah..semoga Ibu sehat selalu… semoga Allah melindungi Ibu dalam setiap langkah Ibu…,semoga sisa umurnya berkah yah bu…, semoga sinar Ibu selalu menerangi orang orang di sekitar Ibu, semoga selalu menorehkan prestasi prestasi tanpa henti.., semoga selalu mengembangkan senyum..,dimanapun kapanpun.Amin.

Jakarta, Desember 2011
Peluk sayang dari jauh untuk Ibu

Anakmu.

NB:Tulisan di atas dan surat cinta untuk Mama yang lain dapat dilihat di buku #DearMama ke-7 yang bisa kalian dapatkan di @nulisbuku / nulisbuku.com / http://dearbooksproject.wordpress.com/

Kuis Berhadiah Kaos

Hai semua!!

Kali ini postingan saya agak berbeda..bahkan mungkin jauh berbeda dengan sebelum sebelumnya yang terkesan curhat, nulis diary,termehek mehek.. šŸ˜€

Kali ini saya pengen ngadain kuis berhadiah kaos. Ehm..sebelumnya mungkin sekedar cerita, saya baru merintis bisnis kaos khas semarang yang bertajuk ā€œTjorodjangkrikā€. Nah, saya lagi promo nih..dan butuh banget bantuan temen temen blogger buat ikutan promosi šŸ˜€

Caranya gampang kok..temen temen tinggal bikin postingan, apa aja, yang berkaitan dengan promosi kaos Tjorodjangkrik ini, jangan lupa masukkan tag ā€œkaos khas semarangā€ dan ā€œtjorodjangkrikā€ jangan lupa juga sertakan link ke blog indahnyahidupku (ke postingan ini) dan link keĀ  http://tjorodjangkrik.wordpress.com .Selain itu, pastikan terdapat minimal 2 gambar kaos tjorodjangkrik yang bias kalian dapatkan di http://tjorodjangkrik.wordpress.com/look-and-like-this/

Dan pastinya untuk mendaftarkan diri sebagai peserta kuis ini, Ā jangan lupa yah taruh link posting kalian di kolom komentar postingan ini.

Kuis ini berlaku mulai 10 Februari 2012 sampai dengan 10 April 2012.

10 orang dengan tulisan yang paling persuasif akan jadi pemenang . Dan 10 pemenang akan dapet satu buah kaos torodjangkrik dengan desain yang bias kalian pilih sendiri ^_^

Gampang kan?yuk!tunggu apa lagiā€¦.Ikutan kuisnya, dan dapatkan kaosnya ^_^

Happy Writing semuaa

Tak Seperti Kembang Api

(31/12) Pukul 15:47 WIB, saya melaju kencang dengan sepeda motor saya, mengejar waktu. Saya sore itu, seperti biasa bergelut dengan jarak 108 kilometer, melintasi kemacetan demi kemacetan sepulang kuliah. Saya enggan berkendara lebih petang lagi, karna dipastikan malam ini akan terjadi kemacetan besar disana sini. Berhenti di lampu merah, sepintas melihat kanan kiri,ada pasangan muda mudi yang bergurau sambil tertawa, ada ibu yang terlihat gemas dengan bayinya di boncengan suaminya, ada pula bapak setengah baya yang jok belakangnya penuh dengankerupuk jualannya. Masih dengan tatapan kosong menanti flip flop lampu merah yang asih berada pada angka 97, mata saya tertuju pada anak anak yang terduduk di bawah lampu merah. Mereka berlarian menuju mobil demi mobil,bernyanyi sekenanya sambil menepuk tangan dan bercanda, lalu mendapat bayaran berupa “kibasan tangan” dari balik kaca mobil yang mereka datangi.

Sebelum adzan maghrib berkumandang saya sudah sampai dikos, dan usai sholat Maghrib, senja saya kala itu ditemani sayup sayup merdu puji pujian dari gereja yang bersebelahan persis dengan kos tempat tinggal saya. Hari masih sore, namunĀ  euforia pergantian tahun sudah sangat terasa. Saya sendiri enggan untuk beranjak dari kamar. Saya terus memencet tombol remote tivi saya, dan menjatuhkan pilihan pada film film box office yang diputar malam itu.

Suara petasan mulai terdengar, disusul dengan suara suara kembang api. Mulai pukul delapan, di luar rasanya bising sekali. Sampai akhirnya dengan malas saya menyeret kaki saya melangkah menuju jendela, memandang langit dan menyaksikan pendar bintang buatan berwarna warni yang hilang dalam sekali percikan. KEMBANG API!

Tak puas melihat dari jendela, saya berlari ke atap. Mencoba memandang pesta kembang api malam itu dengan lebih jelas. Dan entah kenapa semburat percikan kembang kembang api tersebut di langit seolah menyisakan lukisan gurat gurat wajah kekecewaan anak anak kecil yang saya lihat di lampu merah tadi sore.

Saya merengut sendiri, lalu berjalan gontai menuruni anak tangga kembali menuju kamar, mengunci pintu, dan berbaring sambil memeluk boneka. Mencoba memejamkan mata dan menarik nafas panjang. Tapi masih saja berat. Ada yang salah dengan malam ini. atau ada yang salah dengan saya? . Ini memang tahun ketiga saya tidak lagi ikut serta dalam segala macam perayaan tahun baru. tapi entah kenapa, baru tahun ini saya merasa skeptis, saya benar benar ingin dentuman dentuman kembang api itu segera berakhir.

Miris rasanya, mereka mereka yang ber “uang” begitu berat mengulurkan satu koin seratus rupiah untuk membantu anak jalanan, tapi begitu ringan untuk membakar puluhan juta demi keindahan kembang api yang hanya sekejap saja. Miris itu terus bergulir sampai sekitar pukul tiga dinihari, namun mata saya masih belum terpejam.Kembang api yang tadi membuat jutaan pasang mata berdecak kagum memandangnya, kini entah kemana tak ada jejaknya.

Matahari pertama di tahun 2012 muncul di ufuk timur, menyapu lembut dedaunan dan ranting ranting pohon, tidak lama, kemudian langit meneduh. Awan kelambu datang bergerombol, dan gerimis menghiasi pagi hari di tahun yang baru ini. Di antara rintik itu, saya tangkupkan kedua tangan dan memanjatkan doa, semoga setiap hal yang sudah terjadi di tahun lalu, dan yang akan terjadi di tahun ini, akan selalu dapat saya petik hikmahnya. Semoga Allah melindungi anak anak jalanan di setiap sudut kota Jakarta, semoga Allah menyelimuti mereka dengan keberkahan, semoga Allah memudahkan jalan mereka untuk menuntut ilmu, dan semoga Allah melindungi mereka dari kerasnya kehidupan ibukota. Dan semoga Allah meringankan tanga tangan yang lebih mampu daripada mereka, untuk sekedar mengulurkan tangannya, untuk mau bersahabat dengan mereka, untuk mau berbagi kebahagiaan dengan mereka, sehingga keindahan amalnya akan menyinari jalannya kelak di surga, tidak seperti kembang api malam tadi yang keindahan sinarnya,hanya sekejap saja. Semoga tahun ini, lebih baik dari tahun kemarin. Amin.