Saya akhiri dengan ‘Ya’ (ي)

Tetes – tetes air hujan masih riang bergemeretak di atap rumah kontrakan saya di Padang. Mata saya mengantuk tapi enggan untuk tidur, handphone saya terus berbunyi namun saya enggan menyentuhnya, namun tenggorokan saya yang begitu kering tak ayal membuat saya beranjak juga dari tempat duduk saya di sudut kamar. Saya akhirnya berdiri dan melangkahkan kaki untuk mengambil segelas air putih dan dengan cepat kembali ke tempat duduk saya tadi.

Hari ini adalah hari sabtu, 5 maret 2011. Hari dimana Padang terasa begitu sejuk, tidak begitu panas seperti hari hari biasanya. Hari ini adalah hari dimana saya menapakkan lisan saya untuk menuju gerbang penutup Ayat ayat Cinta Nya. Ya…ketika 6 bulan lalu saya baru saja memulai dari alif. Saya mengucap basmalah lalu melantunkan alif laam miim untuk pertama kalinya dengan lancar. Akhirnya malam ini, pukul 20.34 saya sampai juga di penghujung Juz 29.

” Fabi-ayyi hadiisyiin ba’dahuyu’minuun…..”

Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman? ( Al Mursalat : 50 )

Demikian saya mengakhiri juz 29.. kemudian mata saya semakin berat. Seperti ada dorongan kuat untuk mengakhiri saja kegiatan mengaji hari ini. Namun dengan sekuat tenaga saya lawan godaan itu saya bulatkan tekad, saya kuatkan niat untuk melanjutkan ke juz berikutnya… saya keraskan bacaan basmalah yang saya lafadzkan, lalu saya mulai membaca surat An Naba..terus menerus tanpa terasa sampai ke Ad Duha… dan senyum saya semakin mengembang tat kala menyaksikan di depan kedua mata saya yang tengah saya baca adalah Al Ikhlas..Al Falaq… dan akhirnya.. An Nas…

Mata saya yang sedari tadi berkaca kaca tak mampu lagi menahan air mata haru, akhirnya semua tumpah..beberapa tetesnya menyentuh permukaan mushaf yang ada dekap erat di depan kedua dada saya.

Lalu kemudian saya mencium Al Quran warna ungu itu.. masih dengan meneteskan air mata haru, tak kuasa saya menahan tubuh saya untuk meringkuk menghadirkan sujud syukur atas kuasa Allah yang mengijinkan saya untuk mengkhatamkan Al Quran yang dulu tak pernah bisa saya baca sedikitpun.

Perasaan lega bercampur bahagia, bercampur pula dengan isak kesedihan.. Oh…kenapa baru sekarang saya mengenal kitab yang sangat indah ini??? Kemana saja saya selama 21 tahun ini???saya habiskan untuk apa saja waktu waktu yang telah lalu…Ya Ghaffur…ampuni kekhilafan saya Ya Rahman….Ya Rahim…

Lalu kemudian saya cium kembali Al Quran warna ungu itu,, dan memanjatkan sekuntum doa..

“Allahummar hamnii bil qur’aan waj’alhu lii imaamaaw wa nuuraw wa hudaw wa rahmah. Allahumma dzakkirnii minhumaa nasiita wa ‘alimna minhuma jahiltu wardzuknii tilaawatahu anaa allayli wa athraafan nahaari waj’alhulii hujjatallana laa hujjata yaa rabbil ‘aalamiin..”

“Ya Allah, rahmatilah aku dengan (barakah) Al-Quran. Jadikanlah ia pimpinan bagiku, cahaya, petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah aku dengan (melalui) Al-Quran apa-apa yang aku terlupa; ajarkan kepadaku melaluinya apa-apa yang aku tidak tahu; berilah aku kefahaman dari pembacaannya pada waktu malam dan tepian siang. Jadikanlah dia bagiku hujjah, Ya Tuhan semesta alam.” (H.R. Abu mansyur dari Abi Dzar )

Dear diary…. alhamdulillah Allah meengijinkan saya untuk merasakan nikmatnya khatam Al Quran..alhamdulillah Allah memberi saya kesempatan untuk membacanya, mengkajinya, mempelajarinya, memahami isinya. Semua tiada lain adalah karna kuasa Allah. Dan diary…. semoga Allah memberikan kesempatan kedua, ketiga , keempat dan seterusnya hingga tak terhingga kepada saya untuk merasakan kebahagiaan ini lagi.

Subhanallah walhamdulillah wallahu akbar.. 6 bulan lalu saya mulai dari alif…ibarat merangkai hari dengan mengeja huruf huruf hijaiyah..maka setelah melewati hari hari alif ba ta tsa jim ha kha dan seterusnya maka hari ini…5 Maret 2011 perjalanan saya, saya akhiri dengan Ya… dan esok akan saya mulai dari alif lagi, dan begitu seterusnya. InsyaAllah.

N.B : Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu, mensupport, mendukung, memarah2i saya ketika bacaan saya salah, atau apapun itu. Saya sungguh tidak berarti apa apa tanpa adanya kalian semua teman teman… terimakasih…Semoga Allah memuliakan kalian semua..amien..

فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ

Iklan

16 thoughts on “Saya akhiri dengan ‘Ya’ (ي)

  1. Amin Ya Allah…
    selamat ya indah
    aku jadi merinding baca ini
    aku cemburu ketika orang lain bisa dengan lancar, benar & indah melantunkan Surat CintaNya

  2. Alhadulillah..akhirnya khatam juga 🙂

    “Bacalah Al-Quran,dengan jiwa dan hati yang terdalam,lihatlah dengan hati(dgn penuh kesadaran) bahwa tiap huruf,kalimat demi kalimat di dalamnya, adalah perkataan Allah S.W.T (Pemilik Bumi dan Seisinya).

    Dan ingat juga satu-satunya cara kita, mengingat dan mengenang perkataan dan perbuatan Rasulullah, adalah membaca Al-Qur’an. Sebab tiap kata yang kita baca adalah juga pernah di baca oleh Rasulullah S.A.W”. Subhanallah..

  3. subhanallah, insya Allah kesungguhan dan kerja keras mbak indah akan terbalaskan. dan jangan berhenti sampai di sini.
    mari kita tingkatkan dg mempelajari terjemahnya..
    salam

  4. Subhanallah…
    Telah mengantarkan Indah dan saya, serta insya Allah yg membaca blog ini utk terus belajar dan belajar. Agar kita lebih mengenal Yang Maha Pengatur. Shg hamba-hambaNYA memahami rambu-rambu Allah, utk lancar menuju berpulangnya kita. Amin

  5. mantep mbak… 🙂 meskipun sudah dewasa tetapi tidak menyerah untuk terus belajar, dan akhirnya tamat…

    Itu foto mbak cantik banget 🙂

    sekali lagi, selamat menikmati nikmatnya tamat quran ya… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s