Tentang Mimpi…

Angin dingin menyusup ke celah jendela mobil yangs aya tumpangi malam ini. Saya terjaga ketika mendengar suara  seorang pria yang mengatakan bahwa saya telah sampai di Bukitinggi, pria itu adalah bang fajar, seorang teman seperjuangan saya dalam menempuh karir, yang saat ni tengah ditempatkan di kantor Cabang Teluk Bayur bersama saya dan beberapa rekan lainnya.

Suara bang fajar membangunkan saya dari tidur lelap sepanjang perjalanan Padang – Bukitinggi. Dengan mata masih menahan kantuk dan dengan jiwa yang masih belum genap terkumpul, saya mencoba menggerakkan badan saya ke kanan dan ka kiri. Saya menepuk nepuk pipi untuk sekedar menghangatkannya dan akhirnya mulai beranjak dari jok mobil yang saya tumpangi. Kaki saya melangkah keluar mobil dan sempat terhenti karna terpana oleh pemandangan yang tertangkap oleh mata saya.

Subhanallah… Jam Gadang… Mimpi apa saya semalam hingga sekarang saya bisa menginjakkan kedua kaki saya di depan Jam Gadang yang sedari dulu hanya ada dalam angan angan dan mimpi mimpi saya. Ya! Mimpi…

Ah…memang benar kata ibu saya.. segala sesuatu berawal dari keberanian kita untuk bermimpi!…Jika untuk memimpikannya saja takut, maka akan sulit bagi kita untuk meraih mimpi itu. Namun ketika kita berani bermimpi, itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi kita untuk berusaha meraih mimpi itu menjadi nyata. Ya! Mimpi….

Mimpi..adalah kunci..untuk kita ..menaklukan dunia……

Aih,,,, Jika Allah mampu mengubah mimpi saya untuk keliling Indonesia menjadi kenyataan.. mengapa tidak untuk selanjutnya saya berani bermimpi lebih tinggi lagi…. 🙂 Yeah,,,,, Mimpi keliling dunia…. 😀 Ya!Mimpi Lebih Tinggi!

Pukul 23.05, saya memasuki daerah Payakumbuah, tempat saya akan menginap bersama teman teman saya, saya tidak menghabiskan waktu lama ubntuk bersendau gurau karna masih terlalu letih oleh perjalanan tadi. Saya segera masuk kamar tidur saya untuk sholat isya, mencoret coret diary saya sejenak, dan bergegas tidur.

Bismika Allahumma ahya wa bismika amuut…..Ya Allah…. Dengan kekuasaan-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati……

Dan Ya Allah…dengan rahmatMu..ijinkan saya untuk bermimpi bahwa suatu hari nanti saya tidak hanya akan keliling Indonesia saja, namun juga keliling dunia….ijinkan saya untuk menapakkan kaki di Tanah Suci Mekah,…ijinkan saya untuk menuntut ilmu sampai ke Negeri Cina… dan ijinkan saya melintasi negara negara nun jauh di sana… amien..

Iklan

13 thoughts on “Tentang Mimpi…

  1. hmm..tentang mimpi 🙂 (ikut share ya Ndah).Waktu kecil sy punya mimpi mungkin lebih tepat kalau dibilang lamunan 🙂 waktu itu, saya merasa menjadi anak yg sangat bahagia,sy tidak merasa takut dengan masa depan sy..

    ketika itu saya bertanya ke diri sy sendiri, ‘apa yang sy inginkan dalam hidup sy?’.. dan sebagai anak2 saya hanya berpikir menjadi petualang,sepertinya asyik menjadi petualang bisa pergi kemana yg sy suka.. waktu itu saya sempat berpikir,’bagaimana dengan uang?,sepertinya tidak mungkin bisa bertualang kalau tidak punya uang,tapi akh sy tidak perduli dengan uang yang penting bisa bertualang”..

    Beberapa tahun kemudian,setelah membaca buku2 tentang mindset, sy ‘menemukan’ mimpi kecil sy (yg tersimpan rapih dalam memori sy), dan sy sadar ternyata sy berhasil dengan impian sy. 🙂

    Sy berhasil bertualang meski hanya keliling nusantara, tetapi karena waktu kecil sy berpikir tidak peduli dengan uang.

    Hingga ketika sy menyadari bahwa impian kecil sy berthasil,namun saat bersamaan sy sadar bahwa impian sy ada yang salah.Sy berhasil kemana saja yg sy suka, dengan kendaraan dan fasilitas hotel yang memadai, tetapi secara bersamaan sy selalu kesulitan uang 🙂 aneh kan?.. ternyata itu pengaruh drims kecil sy dulu..

    Saat ini,sy berusaha merubahnya, meski sy menyadari bahwa drims saya tidak penting lagi buat saya, dan yang terpenting adalah ‘panggilan hidup'(ini bisa dirasakan,di zona mana kita menemukan kebahagiaan kita),pada tingkat ini saya sadar bahwa sebagai manusia kita boleh punya cita-cita (agar kita punya arah), tetapi saat terakhir cita2 kita akan bersinergi dengan rencana Allah utk masing2 kita. Mungkin inilah yang dinamakan takdir..Wallahu’alam bisyawab..

    • Yak benar.. 🙂
      hemm,,, tau film forest gump??
      dia tadinya fisiknya ga cukup mendukung untuk meraih mimpi2nya loh..tadinya gabisa jalan… (harus pake kaki besi) … tapi karna dia berani bermimpi dan terus berusaha…. akhirnya semua cita2nya tercapai.. 🙂

  2. aku suka kata ini:
    “segala sesuatu berawal dari keberanian kita untuk bermimpi!”

    Kalau sudah bermimpi, jangan lupa untuk bangun dan segera berlari mengejarnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s