Belajar dari langit..

pagi ini … sinar matahari sudah mengintip dari celah ventilasi kamar saya… dan menyilaukan mata saya yang masih enggan untuk terbuka lebar seperti pagi pagi sebelumnya…saya enggan beranjak dari tempat tidur ini.. saya enggan untuk memulai pagi ini… sesekali saya mengelus perut saya sendiri sambil meringis menahan sakit….

sudah tiga hari ini rasa nyeri yang hilang timbul di perut kiri saya bagian bawah memang sangat mengganggu aktifitas saya… saya yang biasanya ketika pagi datang sudah bergegas untuk pergi ke tempat kerja saya dengan penuh semangat … tiga hari ini saya terpaksa harus tertahan… untuk mengumpulkan segenap tenaga untuk dapat kembali berdiri tegak dan menahan rasa sakit itu….

saya memang mengidap maag kronis sejak saya berusia 16 tahun.. namun nyeri yang saya rasakan jelas bukan di bagian lambung.. saya juga tidak ada keluhan mual,perih,atau muntah seperti yang biasa saya rasakan ketika maag saya kambuh….. rasa nyerinya.. seperti yang saya alami ketika saya menderita penyakit usus buntu… namun… usus buntu itu di sebelah kanan…. dan alhamdulillah apendiks saya juga sudah berhasil dioperasi.. jadi sudah tidak ada masalah lagi dengan itu…  Astaghfirullah.. sakit apa saya ini… 😥

Pukul 07.30 akhirnya saya memaksa tubuh mungil saya untuk bangun dari tempat tidur… saya seharusnya sampai di tempat kerja.. itu artinya… saya sudah terlambat… sangat terlambat.. tapi biarlah… bukankah terlambat itu lebih baik dari tidak sama sekali??? saya mencoba berdiri dan segera bersiap siap karena tidak ingin terlambat lebih lama lagi….

Sepanjang perjalanan saya mengendarai sepeda motor saya dengan kecepatan tidak lebih dari 30km/jam… saya menyusuri jalan menuju ke tempat kerja saya sambil terus memegang perut saya yang masih terasa nyeri…. saya mengucap istighfar setiap kali rasa sakit itu terasa seperti pisau yang begitu tajam yang menusuk nusuk perut saya sampai begitu dalam…. kemudian melempar pandangan ke langit yang pagi ini masih tampak begitu mempesona….  yah… langit pagi selalu mempesona…… tidak bisa saya bayangkan kalau besok ketika saya tengah mengendarai sepda motor ini menuju ke tempat kerja saya.. langit yang mempesona itu runtuh di hadapan saya… aih.. entah jadi apa saya yang kecil ini…. sekali lagi ..sungguh langit itu mempesona… baik ketika pagi.. siang.. sore.. malam.. ketika disinari matahari.. ketika ditemani bintang dan bulan… ataupun ketika harus diserang badai dan menjadi mendung yang kelam… langit selalu mempesona….. duh.. inginnya saya seperti langit.. dalam keadaan apapun selalu mempesona… 🙂 dalam keadaan sehat… bahkan dalam keadaan sakit seperti sekarang… bisakah saya tetap mempesona seperti langit yang indah itu.,…. ?

sambil melanjutkan perjalanan… saya masih terus memikirkan tentang langit… kenapa langit selalu nampak indah…??kenapa langit tidak pernah tidak mempesona??ehm… hal itu   pastilah itu karena langit tidak pernah protes dengan kehendak Allah… langit adalah ciptaan Allah yang penuh syukur.. langit selalu bersyukur ketika diberi teman seorang matahari yang bersinar terang… dengan cara menampakkan langit cerahnya… dan langit tidak pernah pernah mengeluh ketika gelap menyelimutinya… langit justru dengan senang hati memberikan tempat bagi bintang dan bulan untuk bernaung…. langit bahkan tidak pernah protes ketika ia harus tampak mendung karena hujan dan badai menerpanya…

saya kembali terjaga dari lamunan saya tentang langit… dan merasakan rasa sakit di perut saya sedikit sedikit mulai hilang… alhamdulillah.. terimakasih Ya Allah… dengan begitu saya bisa melanjutkan perjalanan ini dengan tenang…. dan saya mulai bersenandung lagi masih sambil menyusuri jalanan di kota Solo yang pagi ini nampak tidak begitu ramai…..

Betapa berbedanya saya dengan langit…. langit dalam keadaan apapun selalu bersyukur…. selalu menikmatinya… dan karena itulah ia nampak mempesona… sedangkan saya? ketika diberi rasa sakit ini.. tidak hentinya mengeluh kepada Allah… saya baru akan mengucap syukur ketika rasa sakit itu hilang seperti beberapa saat yang lalu…..

Astagfirullahaladzim…. Ya Allah Ya Ghaffur… maafkan saya Ya Allah…. bukankah dalam keadaan sakit sekalipun saya seharusnya tetap bersyukur kepadaMu?.. bukankah Engkau memberikan rasa sakit ini untuk menggugurkan dosa dosa saya…. seperti yang tertuang dalam sebuah hadis…..

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.

Subhanallah….wastaghfirullah wallahuakbar…… betapa saya seharusnya bersyukur Engkau memberikan rasa sakit ini kepada saya… karena di dalam rasa sakit ini.. sungguh Engkau masih mencurahkan rasa sayangMu kepada hambaMu yang lemah ini

Ya Allah…… hari ini saya mendapat satu pelajaran berharga dari langit… cipataanMu yang penuh syukur… yang selalu mempesona dengan syukurnya…. Pastilah saya juga akan selalu tampak mempesona apabila dalam keadaan apapun saya tiada henti bersyukur kepadaMu…. Maka tak perlulah saya mengeluh kepadaMu atas rasa sakit yang Engkau berikan ini..maka tak perlulah saya berkesah dan menjadi tidak bersemangat ketika rasa sakit ini tak kunjung hilang… bersyukur..bersyukur…dan bersyukur… apapun yang Engkau berikan…saya akan selalu mencoba bersyukur…bersyukur atas nikmat…..bersyukur atas cobaan…. Karena itulah yang akan menjadikan saya mempesona dan selalu indah seperti langit nun jauh disana….terimakasih Ya Allah….

Iklan

37 thoughts on “Belajar dari langit..

  1. Subhanallah….Indahnya bersyukur…..
    Alhamdulillah mata ini masih dapat melihat..
    Alhamdulillah hidung ini masih dapat mencium bau..
    Alhamdulillah tangan ini masih bisa memegang..
    Alhamdulillah telinga ini masih bisa mendengar…..
    Alhamdulillah kaki ini masih bisa berjalan..
    Alhamdulillah mulut ini masih bisa berbicara..

    Alhamdulillah.. Ya Allah..
    Puji syukur hanya pada Allah, penguasa alam semesta..
    terimakasih Ya Allah hamba-Mu ini masih dalam keadaan baik. kondisi ekonomi baik, kondisi badan baik, kondisi lingkungan baik, kondisi keluarga baik, kondisi agama baik.
    Semoga hidup yang Engkau berikan ini menjadi Rahmat.
    Amin..amin Yarobbal’alamin…

      • nah loh??ini lagi…. dateng2 malah ngasih tau mba ade di rumah sebelah…hihihihi
        comment apa gitu kek kang…ckckckc…jangan mba ade mulu yg diinget inget… 😆

      • Mb Rindunya lagi di blognya.InsyaAllah Mb Rindu akan terus berbagi hikmah buat kita semua.Mungkin nanti malam ada hikmah baru di blog Mb Rindu..
        WallahuA’lam Bishawab
        =========================
        Rasulullah mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas apa-apa yang kita miliki, dan bersikap qana’ah, merasa cukup dengan apa yang ada.
        Bersyukurlah dalam setiap keadaan karna nikmat Allah tak akan pernah putus, pada makhluk-Nya.

        Jika sakit, mungkin Allah ingin menggugurkan dosa2 kita,
        Jika sehat, mungkin Allah ingin agar kita banyak beribadah kepada-Nya,.
        Jika miskin, mungkin Allah ingin melihat usaha kita,
        Jika kaya, mungkin Allah ingin kita dermawan dan membantu yg miskin,
        Jika susah, mungkin Allah ingin kita jadi orang yang sabar,
        Jika senang, mungkin Allah ingin kita bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillaah..

        Selalu ada hikmah di setiap episode kehidupan kita, dan akan terasa nikmat jika kita pandai bersyukur, bersabar dan ikhlas dgn setiap keadaan itu..

      • @Indah n Zen: Rindu ada nih di sebelah saya.. hehehe.. 😛
        Ini 2 anggota FBR malah ngeributin Rindu, nanti Rindu saya ajak ke sini deh.. 😀

  2. Alhamdulillah….
    Sahabatku yang sedang sakit ini masih selalu ingat dengan Allah ta’ala, bukan malah mengeluh kepada-Nya.. *jempol*

    *Senyum ^___^

  3. Semoga dengan syukur yang senantiasa terlantunkan, tersikapkan, mampu mengurangi seberapapun sakit yang kita alami… sabar,… ya Ukhty, selalu ada hikmah di setiap kejadian yang sedang kita jalani, 🙂

    Salam,

  4. Aku juga sedang sakit. Batuk kering yang menyita banyak energi. Allah akan menggugurkan dosa-dosa kita jika kita ikhlas menerima sakit apapun. Karena kurasa Allah ingin kita ingat kepada-Nya. Kita akan mudah ingat kepada Allah dalam kondisi lemah dan kesulitan kan? itu artinya Allah masih menyayangi kita.
    Indah tinggal di Solo to? Kapan2 silaturahmi ke pesantren yatim putra Al Ihsan, belakang Samsat ya!

  5. Rasa syukur dan prasangka baik terhadap ALLAH akan menyadarkan kita, betapa beruntungnya kita..

    Btw, di tulisan ini ada berapa kata “indah” yah? kayaknya lumayan banyak.. hehehe..

    • hmm,,,,,, iyah kang,,,, ^_^ betapa beruntungnya indah… 🙂
      hehehe.. begitulah blognya indah kang,,,,,, apapun itu… selalu menjadi indah..karena itulah jadi banyak kata “indah” nya….
      hehehe

    • Ujian, cobaan.. baik itu sakit, kehilangan maupun ujian berupa nikmat salah satu hikmahnya ada agar kita selalu ingat kepada ALLAH Sang Pemilik nikmat yang hakiki..

      • Ujian, cobaan.. baik itu sakit, kehilangan maupun ujian berupa nikmat salah satu hikmahnya ada agar kita selalu ingat kepada ALLAH Sang Pemilik nikmat yang hakiki..

        like this quote…hehehhehe

    • nambah satu lagi..

      Di antara hikmah ujian adalah untuk menunjukkan bahwa ALLAH mencintai kita, hamba-NYA yang beriman, suci, bersih, taqwa dan mendekatkan diri. Sabda Rasulullah saw., “Sesungguhnya ALLAH jika mencintai hamba-NYA, DIA akan mengujinya.” (HR. At-Tirmidzi)

  6. Ping-balik: Surakarta, Saya pamit…. « .: just a littleangel's diary :.

  7. Askum…WR WB

    Alhamdulilah…ini ada sekilas info
    untuk maag Indah bisa mengobati dengan cara sarapan pagi dengan lauk Tempe.
    karena tempe mengandung protein yang bagus dan senyawa anti inflamasi (anti peradangan). Protein yang terkandung di dalam tempe sudah siap untuk diserap tubuh karena ia sudah terlebih dahulu dicerna oleh kapang (jamur) yang ada di tempe.Selain itu tempe juga diketahui bisa memperbaiki saluran pencernaan yang rusak serta mengatasi gangguan lambung pada orang yang terkena maag.

    Semangat Indah…Go belajar…Go sukses…Go Alhamdulilah…
    Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s