Akulah bintang yang redup…

Berdiri di depan cermin…. memandang seluruh tubuh saya dari atas ke bawah….. sedikit memicingkan mata.. lalu saya memutar badan saya ke kiri dan ke kanan… ah… ternyata memang saya ini gendut… uuffh..dengan sedikitΒ  merengut saya mengeluh lagi… fooh.. pendek pula…astaghfirullah indah… saya menepuk keras kepala saya.. lalu segera mengucap istighfar atas kekufuran saya ini… Ya Allah maafkan saya…. sayaΒ  tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini….. kemudian saya memejamkan mata dan menarik nafas dalam dalam…… lalu kembali membuka mata saya………. dan berkata “sempurna” …. “cantik”….. “menarik”…. lalu senyuman terindah pun segera saya persembahkan untuk diri saya sendiri…..iya benar… pipi saya ranum…senyum saya indah..dan tubuh saya…bukannya pendek..tapi mungil… Alhamdulillah Ya Allah…

Tapak tapak kaki saya menyusuri tangga dan menuju ke atap untuk menyaksikan bintang yang sudah lama tidak saya jumpai. Sesampainya di atap… saya merebahkan diri sambil memandang langit….dan merenungi kejadian demi kejadian istimewa yang terjadi pada hidup saya dua bulan terakhir ini… semua beban saya hempaskan dan saya sandarkan sejenak…. dan kembali berfikir… kenapa ada yang begitu membenci saya? saya tidak jelek…walaupun memang saya tidak sempurna…. saya tidak jahat….saya selalu berusaha baik kepada semua orang… dan saya tidak bodoh…saya bisa jadi tidak tahu tentang sesuatu hal… tapi saya selalu ingin mencari tahu…..lalu .. apa yang salah dengan saya?

Kemudian saya mengucap tasbih berulang ulang sambil memandang langit yang begitu indah..Subhnallah ….Subhanallah….Subhanallah… ada satu bintang yang tampak begitu cerah dan cemerlang..namun ada bintang yang sinarnya redup…bahkan ada yang nyaris tidak tampak sinarnya… semakin dekat dengan bumi…semakin terang sinarnya…semakin jauh…semakin redup dan tak nampak tentunya…sama seperti manusia…semakin dekat dengan Allah…semakin terang sinarnya….semakin jauh dengan Allah…semakin redup….bahkan gelap…..Astaghfirullah….astaghfirullah…astaghfirullahaladzim.. apakah semua ini karena saya adalah bintang yang redup?? astaghfirullah…hati saya bergetar mengingatnya….saya menyadari bahwa saya masih sangat jauh dariMu YaAllah…tapi mengapa kesadaran ini tak membawa saya mendekat kepadaMu juga??Ya Allah….sesungguhnya hanya kepada Engkaulah saya memohon dijauhkan dari segala macam godaan syaitan yang tidak membawa saya mendekat kepadaMu…

Akhirnya saya temukan jawaban dari pertanyaan yang mengusik hati saya di bawah langit yang menyelimuti saya malam ini…. kenapa beliau membenci saya?…yah..karena saya adalah bintang yang redup.Dan karena itulah….saya ingin menjadi bintang yang terang…..kuncinya adalah mendekatkan diri kepada Allah…. dan dengan kunci itu saya bisa membuka hati orang yang membenci saya… dan membuat kebencian itu sirna…dan berubah menjadi kasih sayang… saya yakin apabila saya bisa menjadi bintang yang terang….. saya menjadi seorang gadis shalihah yang dekat dengan Allah…yang dicintai Allah… maka tidaklah lagi ada alasan bagi beliau untuk membenci saya….bukankah sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah?bukankah semua orang menyukai bintang yang terang??bukankah tidak ada yang membenci bintang yang terang??

Terimakasih Ya Allah yang telah menitipkan secarik pesan indah melalui bintang bintang malam ini… terimakasih Ya Allah telah membuka mata saya yang selama ini buta… ternyata bukanlah kecantikan…kepintaran…atau keduniawian lainnya yang menjadi ukuran….namun kedekatan kepadaMu lah yang akan menjadikan saya terang…. Saya berjanji saya akan menjadi bintang yang terang….saya akan berlari mendekat kepadaMu Ya Allah….saya akan memperbaiki diri..dan meningkatkan ketaatan saya kepadaMu Ya Allah….hanya kepadaMu… Peluk dan rangkul saya untuk selalu ada dijalanMu Ya Allah… untuk selalu meniti langkah di jalan yang lurus ini…….amien….

“Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga”


Ya Allah aku tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini. Aku hanya sadar bahwa aku masih jauh dariMu. Sayangnya kesadaran ini tak jua membawaku untuk lebih dekat kepadaMu
Iklan

41 thoughts on “Akulah bintang yang redup…

  1. Assalamualaikum indah…
    Ada quote buat kamu…
    “Saudariku indah….
    Ambillah teladan…
    Dari Asiyah kesabarannya…
    Dari Khadijah kesetiaannya….
    Dari ‘Aisyah kejujurannya…
    Dan Dari Fatimah keteguhannya..”

  2. ehm…
    mulai menilai fisik lagi ya? 😦
    indah sendirikan yang bilang
    cantik is not just about phisically tapi lebih ke β€œhati” dan β€œotak”
    hati & otaklah yang akan menjadikan bintangmu lebih terang
    tetep istiqomah ya… πŸ™‚

  3. Kunjungan balasan neh
    terkadang Allah memberitahu kita tentang sesuatu tidak secara langsung. tapi kitalah yang mencarinya dengan IQRO’. Dan mbak telah menemukannya. Semoga tulisan ini pun mampu menyemangati saya untuk kembali bersinar terang. makasih mbak.

  4. very nice posting say…”berlari mendekat kepadaMU Yaa ALLAH”….merinding say bacanya…keep istiqomah ya say….krn itu yg rada sulit, berlari dan terus berlari….mendekat dan terus dekat….

    take care ^__^

  5. Hai…telat update nih… πŸ™‚
    siapa yang membenci mbak indah?
    yang penting kita sdh berusaha lebih baik dan minta maaf.
    n satu lagi, keep smile πŸ™‚
    πŸ˜‰

  6. “redup”nya kita terjadi karena kita sendiri yang memasukkan pikiran2 (sugesti) negatif ke dalam pikiran kita..
    coba masukan sugesti positif, insya ALLAH hasilnya akan positif juga.. penuh rasa syukur.. πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s