Ceritakan padaku

hari ini.. satu teman kembali datang ke pelukan saya lewat dunia maya… ia berceloteh..berkeluh dan berkesah mengenai segala isi hatinya yang sedang gundah gulana… masalah klasik anak muda.. masalah cinta… saya dengarkan celotehnya dengan tidak banyak berkomentar…. dan mencoba merasakan apa yang dirasakannya…. dengan begitu … beban yang terpikul di pundaknya..bisa sedikit saya ringankan……

kemudian teman yang lain datang dengan membawa syukur atas kemenangannya di ajang duta bahasa….. saya menyambutnya dengan perasaan turut bersuka cita… ya…bagi saya..kebahagiaan teman..sahabat atau saudara saya adalah kebahagiaan saya pula.. πŸ™‚

dan satu kebahagiaan lagi datang dari salah satu sahabat baik saya….ketika dia meminta saya menelefonnya.. dan ternyata melalui telfon itulah dia mengabarkan bahwa dia sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi di kota Semarang… padahal masih lekat di ingatan saya..beberpa waktu yang lalu ia sempat dilanda kesedihan yang bertubi tubi… ia sempat kehilangan kekasih hatinya.. dan juga kehilangan ibu yang sangat disayanginya…Β  dan ternyata benar bahwa badai pasti berlalu… kesedihannya kini telah sirna.. badai telah berlalutelah berganti menjadi mentari yang menyinari hari harinya dengan keceriaan..

saya senang bisa menjadi tempat berbagi untuk kawan kawan saya… saya senang menjadi pendengar setia untuk semua curahan hati mereka..saya senang mereka mempercayai saya untuk menjadi tempat mereka mengadu…saya senang sekali memberikan pundak saya untuk sekedar menyandarkan kepala mereka.saya senang mengusapkan tangan saya untuk menghapus air mata mereka… dan saya senang menyambut mereka dengan pelukan saya…. kapanpun..dimanapun….disaat suka atau sedih….setiap mereka membutuhkan saya untuk berbagi….

saya mungkin bukan seorang pemberi solusi yang baik bagi masalah masalah yang teman teman saya hadapi…. saya mungkin tidak bisa memberikan kebahagiaan lebih dari kebahagiaan yang sudah mereka dapatkan dengan tangan mereka… tapi alhamdulillah saya bisa meringankan sedikit beban mereka walau hanya dengan mengelus punggung mereka.. membawa mereka ke pelukan hangat saya…atau menelefon mereka di saat mereka membutuhkannya…

saya sendiri bukan tidak punya masalah… saya sendiri memiliki banyak beban pikiran yang tidak pernah saya bagi kepada mereka… namun saya selalu memilih untuk menuliskan isi hati saya..ketimbang mengungapkannya kepada sahabat sahabat saya…..menulis cukup membuat berton ton penat yang ada di atas kepala saya berangsur angsur berkurang…..

Sahabat… terimakasih telah bersedia berbagi cerita dengan saya….. jangan pernah ragu untuk datang kepada saya….kapanpun kamu membutuhkan saya….ceritakanlah kepada saya apa yang mengusik hatimu…apa yang meredupkan ceriamu… dan jangan pernah bersedih… janganlah kau menangis.. hadapi semuanya dengan senyuman… dan semua akan terasa indah…. tetap sabar dan tetap bersyukur… karena Syukur adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan ke dalam hidup kitaΒ  (Marci Shimoff) ….

Sahabat…

Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Mulai Lelah…
Lelah Dan Tak Bersinar
Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Ingin Terbang..
Terbang Meninggalkanmu

Iklan

24 thoughts on “Ceritakan padaku

  1. Iya ya… punya sahabat udah merupakan sebuah keharusan. Bahkan bagi sebagian orang saya yakin ada yang merasa bahwa sahabat lebih penting dari pada saudara kandung. Ada yang merasa lebih dekat dan bisa lebih terbuka kalo bersama sahabatnya ketimbang ama saudaranya. πŸ™‚
    Makanya ada yang bilang, punya satu musuh udah kebanyakan, tapi punya 1000 sahabat masih kurang. πŸ˜€

    *eh apa saya salah mengingatnya, kata “sahabat” di atas harusnya “teman” ya?* :mrgreen:

    • 1 musuh terlalu banyak…. 1000 teman masih kurang :mrgreen:

      hm…iyah bener…kebanyakan dari sahabat indah juga jarang curhat sama saudara mereka….malah curhatnya sama indah… πŸ™‚
      senengnya indah….. 😳

  2. “… I’ll be your shoulder to cry on..
    I’ll be a friend to rely on..
    When the whole world’s gone..
    You wont be alone ’cause I’ll be there …”

    Semua orang mudah menjadi ‘pembicara’, tapi gak banyak yg mampu menjadi ‘pendengar’..

  3. Hehe.. Posisi saya sama kayak Indah, lebih banyak sbg pendengar dan penerima curhatan temen2..

    “Klien” saya beragam, mulai dari yg single, double, laki2 dan perempuan. Nanti kita buka jasa konsultasi bareng deh..hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s