Kuikhlaskan untukmu…ibu…

Petir menyambar sudut hati saya malam tadi…..membuat sekujur tubuh saya lemas …. kaki saya terkulai… bibir saya gemetar  dan mata indah saya menumpahkan jutaan tetes air mata yang membuat dada saya sesak……. 😥

Rasanya baru kemarin saya mengikhaskan Paundra dan melepaskan status “kekasih” yang sudah kami sandang selama hampir dua tahun ini….  baru kemarin saya tiada henti bersyukur kepada Allah karena Allah menyelamatkan saya dari cinta yang salah….. baru kemarin Allah menghentikan langkah saya yang selalu menjadi ladang dosa bagi Paundra…. baru kemarin saya menyadari bahwa persahabatan jauh lebih indah…

Malam ini …. tiba tiba Paundra mengirimkan sebuah sms kepada saya.. dari bahasa smsnya seperti bukan bahasa Paundra… dan ternyata memang bukan dia yang menulisnya..melainkan dia memforward sms itu..sms itu dari ibu Paundra….

“maumu itu apa?ibu sudah melarang kamu berhubungan dengan gadis itu!!ibu tidak meridhoi kedekatan kamu dengan gadis itu!!!harus dengan cara apa lagi ibu menjauhkanmu dari gadis itu!!! apa ibu harus berdoa untuk keburukan kamu dulu baru kamu mau nurut sama ibu???!!!”

darah saya berdesir…membakar separuh nurani saya…. duhai ibu Paundra yang lembut hatinya…..ampuni saya apabila saya mempunyai salah kepada ibu….. tapi apa?apa salah saya sehingga ibu sama sekali tidak meridhoi hubungan saya dengan Paundra?kenapa ibu begitu membenci saya? padahal bertemu sekalipun saja belum pernah…. 😥

Saya sangat menyadari.. bahwa Paundra yang sejak kecil adalah seorang hafidz Quran memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan hafalannya itu…tidak hanya tanggung jawab dunia…namun lebih tanggung jawab akhirat..tanggung jawabnya kepada Allah.. saya tahu betul… bahwa dengan kedekatan saya dan Paundra di waktu waktu yang lalu merupakan sebuah dosa besar yang tahfidz yang ia pertahankan hingga kini… untuk itulah saya memilih mundur dan mengakhiri kisah kasih kami… tapi kenapa ibu Paundra masih tetap saja membenci saya? kenapa ” berteman” saja masih dilarang? kenapa tidak boleh? dan kenapa hanya saya yang tidak boleh berteman dengan Paundra?

Duhai ibu Paundra yang saya sayangi… saya menyadari betul bahwa ibu sangat menyayangi putra ibu satu satunya… saya menyadari betul bahwa akan berat bagi ibu menyaksikan kasih sayang putra ibu kepada ibu berkurang karena kehadiran saya… tapi ibu… sungguh kini saya telah mengikhlaskan dia… saya tidak akan membawanya pergi jauh dari ibu… saya tahu pilihan ibu untuknya pastilah yang terbaik untuknya….

Dan ibu… saya cukup tahu diri…bahwa saya bukanlah seorang wanita yang sempurna.. saya cukup bercermin diri.. bahwa Paundra pantas mendapatkan pendamping yang lebih baik dari saya….

Saya hanyalah wanita biasa… terlahir dari keluarga yang tidak pernah menanamkan pendidikan agama sejak kecil….keluarga yang membebaskan anak anaknya untuk memilih agamanya sendiri dan mempelajari agama pilihan mereka sendiri…..akhirnya disaat saya sebesar ini…saya menjadi wanita yang jauh dari kata sholehah… disaat wanita wanita lain sibuk mengulang ulang hafalan Qur annya yang hampir lengkap… saya baru saja memulai belajar membaca satu per satu huruf hijaiyah dengan tajwid yang belum saya fahami betul.. di saat wanita wanita lain mengulurkan jilbab panjangnya dengan anggun.. saya masih bertahan dengan jilbab yang hanya menutupi separuh tubuh saya.. disaat wanita wanita lain menikmati bermunajat di sepertiga malam terakhir…saya tertidur pulas di balik selimut saya….. disaat wanita lain menjalankan sholat dhuha untuk menentramkan hati …saya justru sibuk dengan pekerjaan pekerjaan saya di kantor…

Duhai ibu Paundra yang baik hati….janganlah karena kemarahan ibu kepada saya… ibu melimpahkan kekesalan pada Paundra dan mengirimkan doa bagi keburukannya…. jika memang untuk berteman dengan Paundra pun saya tidak diijinkan…. maka apalah hak saya untuk melarang ibu… baiklah ibu…. mungkin saya akan berlari seribu langkah untuk menjauh dari Paundra .. asalkan ibu tetap menyayanginya..dan tetap mendoakan kebaikan di setiap langkah hidup Paundra….

Untuk paundraku….sahabatku…saudaraku…. kembalilah ke pelukan ibu… perpisahan ini pastilah berat …. namun ikhlaskanlah semua ini karna rasa cinta pada Ibu…. 😥 dan karena Allah…… ingat kan? Ridhollahi wa fii ridho walidain….ridho Allah terletak pada ridho orang tua…. insyaAllah keikhlasan ini akan menjadikan kita semakin dicintai oleh Allah… dan bukankah Allah menjanjikan pahala yang besar bagi orang orang yang ikhlas dengan takdirnya ??? ..

Allahu akbar….astaghfirullah…..allah….allah…allah…..walaupun perih ini menusuk relung jiwa saya…saya akan mencobanya Ya Allah…saya akan mencoba untuk mengikhlaskan semua ini..karenaMu Ya Allah… semoga setiap tetesan air mata yang mengalir membasahi kedua pipi saya bisa menjadi pembasuh kekotoran hati saya dan menjadikannya kembali bersih…sampai tiba saatnya saya harus kembali padaMu nanti….amien…..

Iklan

20 thoughts on “Kuikhlaskan untukmu…ibu…

  1. Assalamualaikum…
    Tetep sabar dan ikhlas yha mb dalam menjalani masalah ini.Semoga ibu Paundra sadar bahwa apa yang beliau lakukan kurang baik dan tidak membenci mb Lagi.Amin

    • waalaikumsalam…..
      makasih yah kak zen….. insyaAllah indah coba ikhlas.. dan pasrah sama ketentuan Allah… apalagi Allah Maha membolak balikan hati..siapa tau sekarang beliau benci indah..tapi besok2 sayang sama indah…dan mau jadiin indah mantunya,,, hihihi *ngarep.. 🙂
      amien..amien..amien…makasih doanya yah kak.. 🙂

  2. Assalaamu’alaikum Indah..

    Sabar yah, insya ALLAH ada hikmah yg bisa diambil.. Jalani aja karena semua ini kan sudah digariskan.
    Di dunia ini gak semua orang akan suka sama kita, pasti ada juga yg gak suka.

    Jadikan semua yg terjadi dlm hidup dan kehidupan kita sbg suatu pelajaran, pelajaran yg akan mendewasakan kita dan memperkuat kepribadian kita.

    Insya ALLAH nanti ada jalan keluarnya. Menurut saya, kamu gak usah terlibat lagi biarkan itu menjadi urusan dalam negeri mereka. Mau suka atau ngga, ya terserah mereka. You have your own life!

    Wassalaamu’alaikum,

    • waalaikumsalam kang duddy…
      heem kang.. insyaAllah semua ini ada hikmahnya……. insyaAllah akan menjadi pelajaran yang sangat berharga buat indah….
      dan mudah mudahan ada jalan keluarnya…. amien…..
      ke dah.. i have my own life…
      semangat!!! ^_^

  3. sama ma yang laen hanya bisa bilang sabar ya indah…
    kata ibuku kl kita ikhlas Insya Allah akan dapat ganti yang lebih baik 🙂
    semoga Allah meluluhkan hati ibunya mas paundra
    hanya Allah yang mampu membolak balikkan hati hambaNya 🙂

    • iyah…..insyaAllah…Allah sudah menyiapkan yang terbaik untuk indah……..
      indah cuma bisa berdoa semoga Allah memberikan indah kesabaran yang tak berujung dan keikhlasan yang tak bertepi…
      🙂
      terimakasih banyak supportnya mbak..
      ehm……blognya mbak alia apa neh?

    • siiiiiiip dah……. ^_^
      bedue..makasih banyak atas commentnya yah mbak….kalaulah tulisan indah ada yang perlu diberi saran……jangann malu2 yah…..soalnya indah masih newbie dalam hal tulis menulis… 😀 😆

  4. okay
    sekalipun newbie
    dah bagus kok tulisannya
    seneng bacanya
    dah kuuplek2 tulisannya indah yang laen 🙂

    aku juga pernah di ungaran 2.5th yang lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s