Saat paundra menangis

langit begitu cerah…mempesona…dilengkapi dengan senyuman rembulan dan taburan bintang….namun tidak begitu dengan raut wajah paundra,…..

malam itu ia nampak begitu bersedih….air mata menggenang di sudut matanya yang tampak memerah malam itu…..seulas senyuman yang selalu dia berikan kepada saya tidak nampak malam itu……bahkan bicara sepatah katapun dia enggan….

saya membawanya ke tempat favorit kami….”cokelat klothok” alun alun mini ungaran…..tempat ini adalah tempat kami biasa mencurakan kesedihan dan kegalauan…dengan ditemani secangkir cokelat panas yang menenangkan……

kami selalu gembira saat berada di tempat ini…namun tidak dengan malam ini…..malam ini ….secangkir cokelat panas un tidak bisa menenangkan paundra….

saya mendekatinya…..duduk bersila di depannya….mengelus pundaknya…

“kamu kenapa mas….?”

hanya itu yang bisa saya ucapkan…….dan dia tetap dalam diamnya….

saya enggan memaksanya bercerita lebih banyak…..karena saya tahu dia enggan bercerita karena dia tidak ingin cerita sedihnya menjadi beban bagi saya….

akhirnya saya merebahkan diri…..memandang langit yang benar benar indah malam itu.,…..sambil memejamkan mata saya berdoa..

Ya Allah…..jangan biarkan paundraku menangis…..

tangisnya adalah duka bagiku Ya Allah…

Ya Allah,,,,hanya Engkaulah tempat kami berlindung dari segala kesedihan dan keresahan..

Ya Allah..Jadikanlah Al Qur’an sebagai penawar hati kami,

cahaya dalam dada kami, penghapus duka kami dan pengusir keluh kesah kami

Sesungguhnya hanya kepada Engkau kami meminta Ya Allah…

Jadikanlah kami hambaMu yang tabah dan sabar dalam menghadapi segala cobaan hidup ini..

amien….

πŸ˜₯

Iklan

8 thoughts on “Saat paundra menangis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s