Antara saya dan office boy….

Pagi ini begitu dingin…..saya terduduk di meja kerja saya sambil menyatukan kedua tangan saya untuk mencari sedikit kehangatan…..masih saja terasa dingin….saya ambil segelas air putih di meja saya….saya minum….dan..ah.ternyata air putih ini juga kedinginan..sama seperti saya……

tangan tangan saya masih saja tetap asyik menari indah di atas tuts keyboard notebook saya sampai saya mendengar langkah seseorang menuju ke meja saya dan memanggil nama saya “mbak indah……hari ini di kantor saja???kedinginan ya mbak?silahkan mbak diminum teh angetnya….. “…..suara Pak Yono seperti penyelamat bagi saya….ah..pasti nikmat..segelas teh hangat diminum dalam kondisi kedinginan seperti ini……Pak Yono mendekat dan meletakkan segelas teh hangat itu di meja saya….sambil tersenyum dia berkata lagi..”diminum ya mbak…biar tidak kedinginan….” ……dan saya menjawab “iya pak……pasti langsung saya minum….terimakasih banyak ya pak…..” ….

Lalu masih sambil tersenyum Pak Yono meninggalkan saya..dan kembali pada rutinitasnya sebagai Office Boy….dia kembali ke pantry untuk beres beres…dan masuk ke ruangan lagi sudah dengan perlengkapan bersih bersihnya…….

Suasana kantor masih agak lengang saat itu…..sambil mendengarkan musik saya menikmati segelas teh hangat buatan Pak Yono…..ah….Subhanallah..Alhamdulillah…..benar benar enak sekali..hawa hangat menjalar ke seluruh tubuh saya…..

Kemudian saya perhatikan sekeliling meja saya…..ada Pak Sapto…koordinator NOM….ada Pak Joko..bagian TCA…ada beberapa staff technical seperti saya…setelah agak lama mengamati….ternyata baru saya sadari bahwa teh hangat hanya ada di meja saya….ah….merasa di “special” kan sekali saya..karena teh hangat….. 🙂

kemudian saya menuju ke ruang MSC….kebetulan hari ini saya harus bertugas melakukan cross conect……saya menuruni anak tangga sambil berlari lari kecil…..melewati lantai 2 saya bertemu Pak Mael…..office boy juga…. “Pagi Mbak Indah……^_^ “…sapanya sambil tersenyum…..”Pagi Pak Mael….sehat pak??mau kemana pak??”…tanya saya…..”Mau ke atas mbak…ambil kertas…..”jawabnya…..

kemudian sampai juga saya di ruang MSC..saya mengukur tiga kabel sepanjang 4 meteran….lalu mulai menarik kabel itu dari rak kabel E1 ke rak metro…..tanpa saya sadari ada yang sedang beramai ramai memperhatikan saya….dari pintu MSC yang sedikit terbuka….ada mas romi,mas nano,dan mas mursyid…..ketiganya juga Office Boy di kantor saya….mereka memperhatikan saya yang sedang bekerja sambil tertawa kecikikan……lalu mas nano berteriak memanggil saya..”mbak indah….wah..narik kabell sendirian mbak???mau kami bantuin mbak??” ….”ahahahaa…”saya tertawa mendengarnya…..lalu saya bilang …”wah..terimakasih mas…..tidak usah..nanti ngrepoti…..saya udah biasa sendiri kok mas….”

Setelah meyelesaikan pekerjaan saya….saya menuju ke mushola….saya mengambil air wudhu dan melongok ke pantry dekat mushola….ada Pak Solihin disana….masih sibuk dengan cucian gelasnya….”Pak….bapak sudah sholat belum?sholat yuk pak..sama saya…..nanti saya bantu isah isah nya….”…….dia hanya tersenyum..menghentikan pekerjaannya….dan mengambil air wudhu untuk sholat bersama saya…..

Seusai sholat saya berdoa dan bermuhasabah…sambil menengadahkan tangan dan mengalirkan air mata saya..saya merenungi….

Ah……..saya rasa…..saya tidak perlu lagi takut mendapat fitnah dari teman-teman saya di kantor…saya tidak perlu lagi takut karena fitnah itu mereka membenci saya….memang fitnah kemarin itu sangat menyakitkan….tapi….saya ingat kata kata mbak Rindu…”Seberapapun besarnya ujian itu, kini TAK LAGI AKU PIKIRKAN, yang harus aku pikirkan adalah bagaimana semua ujian itu membuatku lebih dekat denganNYA, melalui IKHLAS ku…”

ya..saya harus ikhlas dengan semua yang terjadi kemarin….nyatanya?masih banyak orang orang yang menyayangi saya di kantor ini..masih banyak orang yang bersikap tulus kepada saya….hmm…Pak Yono yang sangat perhatian dengan teh hangat spesialnya…..pak Mael dengan sapaan ramahnya….mas nano,mas romi,dan mas mursyid yang ingin membantu saya…dan pak Solihin yang bersedia menjadi imam saya di waktu sholat……^_^…..tidak ada gunanya saya membuang buang waktu untuk menangisi sakit hati saya kepada teman teman yang menfitnah saya…….yang perlu saya lakukan cukup “TETAP BERSIKAP BAIK” kepada semuanya…kepada mereka yang menyayangi saya….dan bahkan kepada mereka yang membenci saya…..

Terimakasih para office boy….atas perhatian dan kasih sayangnya terhadap saya…..kalian menyelamatkan saya hari ini…..membangkitkan saya dari keterpurukan kesedihan kesedihan saya yang tak kunjung sirna….kalian yang membuncahkan kembali senyuman saya hari ini…..

Office boy……kalian mungkin tidak banyak dilirik orang…..kalian mungkin sering diacuhkan….kalian mungkin tidak pernah mendapat terima kasih atas apa yang kalian lakukan untuk orang banyak di kantor……kalian mungkin sering dipandang sebelah mata……

ah…tapi bagi saya…..kalian luar biasa….kalian teman yang baik…sahabat yang istimewa…..baru saja mengepel sudah dikotori lagi kalian tetap sabar……siap membantu kapan saja..dan ah…..kalian mulia sekali…. 🙂

Semoga Allah memuliakan orang orang baik seperti kalian….amien….

Iklan

5 thoughts on “Antara saya dan office boy….

  1. hmm..Ndah,sy baru baca postingan lama ini 🙂 hitung2 nostalgia di kantor lama yah.. dulu sy juga punya teman office boy,badannya tinggi kekar,rambutnya sebahu tapi selalu diikat rapi.Kata teman2 dia jagoan (preman) di daerah lingk kantor,mungkin karena alasan ini hingga dia diangkat jadi pegawai di kantor.

    Benar saja di kantor dia sangat di takuti,dia agak pendiam dan agak sangar.Teman2 agak ngeri bergaul dengan dia. Yang saya heran dia sangat ramah ke saya,seakan dia selalu ada untuk saya,dengan atau tanpa saya minta bantuannya.Entah dia melihat saya sebagai sahabat atau mungkin seperti adiknya,karena memang dia lebih tua dari saya..

    Dia tidak segan2 mengangkat alat-alat kerja saya dari lante dasar ke lantai 4 atau sebaliknya tanpa saya minta.

    Kadang sy juga heran ama teman2 office boy saya,kadang sy suka merenung,sy tidak memberi apa2 yang berharga buat mereka.Mungkin karena saya suka bercanda dengan mereka dan suka mendengarkan keluh kesah mereka,jujur kadang sy juga suka stres mendengar keluh kesah mereka,tetapi sy diam saja dan terus mendengarkan mereka dengan tulus.. jadi mungkin ketulusan yang membuat teman2 itu begitu menghargai kita, Suhannallah.. Semoga di kantor barumu,selalu akan menemui teman2 yg yang tulus yah Ndah 🙂

    “Sesungguhnya ketulusan itu akan datang,seiring atau menyertai ketulusan kita”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s